Keras, TGH Satriawan Minta Panitia FORNAS Klarifikasi dan Minta Maaf

0
3292

MATARAM- Perhelatan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII di Mataram, NTB terus mendapat kecaman. Hal ini karena Festival yang berada di bawah organisasi Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) itu menampilkan perlombaan yang dinilai vulgar, yakni binaraga Wanita.

Beredarnya video dan foto perlombaan yang menampilkan wanita setengah telanjang itu membuat jagat maya gaduh. Tokoh-tokoh masyarakat NTB mengecam.

Tidak kurang Anggota Komisi V DPRD NTB TGH Satriawan, LC., MA., protes. Satriawan meminta kepada panitia penyelenggara untuk menghentikan dan segera mengklarifikasi dan meminta maaf atas kejadian ini.

Menurut Satriawan yg juga anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lombok Barat ini, pelaksanaan lomba tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai moral yang dianut masyarakat NTB yang religius. Apalagi khususnya Pulau Lombok yang dikenal dengan _Pulau Seribu Masjid_.

Secara pribadi, Satriawan mengaku langsung menelpon Ketua Panitia Nauvar Varinduan. “Karena Ini sudah jadi perbincangan di Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKSPP) dan MUI,” kata Mudir Ponpes Albina’ Lombok ini.

Satriawan meminta klarifikasi dan permohonan maaf dalam bentuk video. Jangan sampai organisasi organisasi keagamaan akan merespon berlebihan nantinya.

Menurut Satriawan, dari hasil pembicaraan dengan Ketua Panitia FORNAS Nauvar Varindduan, mengaku kaget juga dengan perlombaan itu. Kepada Satriawan, Nauvar mengaku baru tahu setelah beredarnya video-video perlombaan binaraga itu. Untuk itu, pihak Panitia sudah meminta maaf.

Bahkan Varinduan mengaku sudah meneruskan semua permintaan TGH Satriawan langsung kepada KORMINAS dan PERBAFI untuk ditindaklanjuti. Varinduan meminta agar mereka membuat presscon merespon keresahan masyarakat NTB ini. (jar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini