Senggol Presiden Prabowo, Doktor Zul Sampaikan Kunci Perbaikan Ekonomi

0
538

SUMBAWA- Staf pengajar fakultas ekonomi Universitas Indonesia Dr Zulkieflimansyah,.SE., M.Sc menyebut, ekonomi Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Meskipun angka-angka makro masih kelihatan baik, namun menurut Gubernur NTB 2018-2023 ini, keadaan Riel ekonomi masyarakat Indonesia sangat berat. Hal ini terjadi karena, fondasi ekonomi Indonesia sangat keropos. “Karena fondasi yg keropos inilah maka ekonomi kita sangat rentan terhadap gejolak-gejolak eksternal,” katanya.

Untuk itu menurutnya, memperbaiki ekonomi Indonesia, tidak bisa dengan cara biasa (business as usual), tapi harus merubah cara berpikir secara fundamental dengan pilihan sektor yang tepat yang memiliki konvergensi teknologi. Karena kalau tidak, gonjang ganjing ekonomi eksternal akan membuat ekonomi kita babak belur dan kekuasaan politik akan berganti dengan mudah akibat kemarahan masyarakat yang tak bisa lagi sabar dengan kepedihan-kepedihan hidup. “Sesuatu yang kita semua tidak inginkan terjadi,” ujarnya mengingatkan.

Utk memperkuat fondasi ekonomi kita terhadap gejolak eksternal ini maka Indonesia harus mulai serius membangun Industrial base nya. Dan itu hanya bisa di lakukan dgn industrialisasi yang serius dan Masif. Industrialisasi yang dia maksudkan di sini tidak identik dengan hadirnya Industri-induatri besar. Tidak identik juga dengan hadirnya pabrik pabrik besar. “Tapi yang saya maksudkan dengan Industrialisasi di sini adalah hadirnya proses yang dalam Ilmu Ekonomi disebut dengan Structural Depening. Ada proses pendalaman struktur Industri di sini,” jelasnya.

Indonesia harus mulai berani masuk ke Industri PENGOLAHAN. Bukan hanya dengan mengekspor komoditas mentah belaka. Berani mengolah komoditas mentah kita di DALAM NEGERI sehingga menghasilkan barang jadi atau setengah jadi yang punya nilai tambah lebih tinggi.

Dikatakan, NDUSTRIALISASI ini tidak sama dgn HILIRISASI. Hilirisasi merupakan bagian kecil saja dari Industrialisasi yang dimaksudkan. Hilirisasi dgn pilihan Industri yang keliru tak akan berarti apa-apa dan tak akan pula memperkuat basis Industri (industrial base) kita.

Secara empiris dari sejarah ekonomi bangsa bangsa yang bermetamorfosis dari negara berkembang menjadi negara yang maju ekonominya ada satu pattern yang seragam utk mewujudkan Industrialisasi tersebut yaitu dengan hadir dan munculnya Industri Permesinan (Machine Tools Industry) yang kuat.

Tanpa pengembangan dan pembangunan Machine Tools Industry yang kuat dan serius maka jangan bermimpi akan tercipta Industrialisasi dan Industrial Base yang kuat. Machine Tools Industri ini penting karena Machine tools atau industri mesin perkakas ini adalah Mother Machines, Induk atau Ibu yang melahirkan mesin mesin lain. Mesin2 lain inilah yang kemudian mengakibatkan kenaikan PRODUKTIVITAS dalam proses produksi kita secara signifikan.

    Dijelaskan, sekarang sudah punya DANANTARA yang hebat. “Please Pak Prabowo, jangan sampai DANANTARA kita ini hanya invest pada industri yang quick win saja. Kalau ekonomi kita mau kuat DANANTARA harus berani Investasi di Machine Tools Industry kita. Investasi di Ibu dari mesin yang akan menaikkan Produktivitas produksi dan perekonomian kita.

    Industrialisasi yang saya maksudkan ini nggak akan mudah. Perjalanannya panjang, berliku dan mendaki. Pemain yang doyan ekspor dan hidup dari rente ekonomi akan terganggu dengan proses besar ini. “Tapi bukankan sebuah perjalanan panjang memang selalu harus dimulai dengan keberanian mengayunkan langkah pertama? Wallahu’alam bis showab,” tutupnya. (jar)

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini