LOMBOK UTARA– Setelah satu bulan penyelidikan, akhirnya kasus “begal” Lombok Utara yang menewaskan seorang mahasiswi Unram berhasil diungkap oleh Polres Lombok Utara. Kejadian tepatnya di pantai Dusun Nipah, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, (27/8/2025)
Ni Made Vaniradya Puspa Nitra alias Vira (19), ditemukan tewas di Pantai Dusun Nipah, Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, pada Rabu (27/8/2025) lalu. Selain itu, ditemukan juga teman prianya dalam keadaan babak belur terluka parah. Saat itu polisi menyelidiki dugaan “korban pembegalan”.
Setelah melakukan penyelidikan intensif, polisi berhasil menemukan tersangkanya. Mengejutkan. Ternyata pelaku pembunuhan adalah Radiet Adiansyah alias Radit (20), teman pria korban sendiri. Kapolres Lombok Utara, AKBP Agus Purwanta, menjelaskan bahwa identitas pelaku terungkap setelah serangkaian penyelidikan intensif.
Awalnya, Radit sempat mengaku bahwa ia dan Vira menjadi korban pemukulan sekelompok orang saat berlibur di Pantai Nipah. Namun, keterangan itu dinilai janggal oleh penyidik.
“Dari hasil penyelidikan, termasuk memeriksa saksi-saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi, tidak ditemukan keberadaan orang lain pada saat kejadian,” ungkap Agus.
Polisi juga menemukan kejanggalan dari luka-luka yang dialami Radit. Setelah diperiksa, luka tersebut bukan akibat penganiayaan pihak lain, melainkan bekas perlawanan korban. Dugaan sementara, Radit hendak melakukan tindak kekerasan seksual terhadap Vira, sehingga korban melawan.
“Berdasarkan hasil autopsi, korban mengalami kesulitan bernapas sebelum meninggal dunia. Luka-luka di tubuh pelaku merupakan akibat perlawanan korban,” jelasnya.
Kini, Radit sudah diamankan di Mapolres Lombok Utara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kasus ini menjadi perhatian publik mengingat korban masih berstatus mahasiswi aktif di Universitas Mataram. (yes)




