Oleh : Sahra (Pengawas Sekolah)
Tahun 2025 Pembelajaran Mendalam (PM)/ Deep Learning sebagai program yang digalakkan oleh Mendikdasmen merupakan sebuah pendekatan pembelajaran. Saat ini pemerintah sedang mempersiapkan segala sesuatunya mulai dari pemetaan pengajar, lokasi, narasumber, fasilitator sampai pada bimteknya.Ketika kita berbicara pendekatan pembelajaran mendalam (PM), alangkah baiknya kita memahami apa itu pendekatan pembelajaran terlebih dulu.
Pendekatan pembelajaran adalah suatu metode atau strategi yang digunakan oleh guru dalam mengajar guna membantu peserta didik memahami, menguasai materi pelajaran dengan lebih efektif. Pendekatan yang tepat dapat meningkatkan motivasi peserta didik, mengaktifkan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran, dan memfaslitasi penguasaan konsep yang lebih baik.Berangkat dari pengertian pendekatan pembelajaran di atas, maka kita pasti berpikir apa beda dari pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dengan pendekatan pembelajaran mendalam ? karena di kurikulum merdeka, kita menggunakan pendekatan pembelajaran diferensiasi. Sekedar mengingatkan kita kembali terkait konsep pendekatan diferensiasi yang telah kita laksanakan, pembelajaran berdiferensiasi adalah pendekatan pembelajaran yang mengakomodir perbedaan kebutuhan belajar peserta didik. Guru merancang pembelajaran yang beragam, baik dari segi konten, proses, maupun produk.
Tujuannya agar setiap peserta didik dapat belajar secara efektif sesuai dengan gaya belajar, minat, dan tingkat pemahaman mereka masing-masing dan merasa termotivasi dalam proses belajar. Beberapa manfaat pembelajaran berdiferensiasi yaitu mengurangi kesenjangan belajar antara peserta didik yang berprestasi dan yang tidak berprestasi, mencegah rasa frustasi dan kegagalan dalam pengalaman belajar dan membantu guru mengembangkan pembelajaran yang lebih efektif. Pembelajaran berdiferensiasi mencakup tiga jenis utama, yaitu
1. Diferensiasi konten yaitu format penyampaian materi yang dilakukan guru berdasarkan keterampilan, profil belajar dan pengetahuan yang dimiliki oleh peserta didik2. Diferensiasi proses yaitu mengacu pada bagaimana peserta didik akan memahami apa yang akan mereka pelajari sehingga guru mengembangkan kegiatan pemeblajaran di kelas secara bervariasi berdasarkan kesiapan belajar, kemampuan dan minat peserta didik3. Diferensiasi produk yaitu guru membuat variasi hasil tugas pembelajaran dengan memberikan pilihan kepada peserta didik untuk mengekspresikan pemahaman mereka melalui berbagai produk atau karya sesuai dengan bakat minatnyaSelanjutnya kita ulas sedikit pembelajaran mendalam (PM) atau Deep Learning adalah pendekatan pembelajaran yang menekankan pada pemahaman konsep yang mendalam.
Penerapan pengetahuan dalam situasi baru, dan pengembangan keterampilan berpikir kritis serta kemampuan memecahkan masalah, bukan sekedar menghafal fakta. Ini melibatkan peserta didik secara aktif dalam proses belajar yang bermakna, menyenangkan, dan berkesadaran. Sehingga di Bimlat Narasumber dan fasilitator PM yang sedang berlangsung sekarang ini, modul awal yang dipelajari adalah growth mindset. Mengapa ??? agar kita memiliki keyakinan bahwa kemampuan dan kecerdasan seseorang dapat dikembangkan melalui usaha, dedikasi, dan pembelajaran yang berkelanjutan.
Orang dengan growth mindset melihat tantangan sebagai peluang untuk belajar dan berkembang, bukan sebagai hambatan yang tidak bisa diatasi.Pembelajaran Mendalam (PM) yang disampaikan oleh Mendikdasmen Bapak Abdul Mu’ti adalah pendekatan belajar untuk meningkatkan kapasitas peserta didik secara mendalam dengan tiga konsep utama yaitu 1. Mindful Learning atau pembelajaran penuh kesadaran yaitu menekankan belajar dengan fokus, penuh perhatian sehingga menyerap materi pelajaran dan membangun pemahaman yang memperhatikan perbedaan kebutuhan dan potensi tiap individu peserta didik. Diharapkan peserta didik terlibat langsung melalui diskusi, eksperimen, dan eksplorasi terhadap materi yang diajarkan.2. Meaningful Leraning atau pembelajaran penuh makna yaitu menekankan pentingnya menghubungkan materi pelajaran dengan kehidupan nyata. Peserta didik diajak untuk mencari tahu, menganalisis dan mengevaluasi informasi yang mereka peroleh sehingga dapat mengembangkan keterempilan berpikir kritis, kreativitas dan pemecahan masalah. Guru di sini sebagai fasilitator yang membantu mengaitkan materi pelajaran dengan penerapannya di dunia nyata.
3. Joyful Learning atau pembelajaran yang menekankan pentingnya menciptakan suasana belajar yang positif dan menyenangkan yaitu dengan melibatkan berbagai media pembelajaran, intonasi suara, ice breaking, dan interaktif serta memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk berkolaborasi dan bekerja sama selama proses pembelajaran berlangsung.Dari penjelasan pendekatan pembelajaran diferensiasi dan pendekatan pembelajaran mendalam tersebut, kita koneksikan keduanya sama-sama ingin memberikan cara belajar yang terbaik dan menyenangkan untuk peserta didik, pembelajaran yang menarik sesuai dengan karakteristik peserta didik dan bisa mengakomodir keberagaman sertiap peserta didik, pengaturan diri secara emosional, perilaku, kognitif, inisiatif, dan ras ingin tahu, serta kreativitas. Hal ini bagian penting untuk menjadikan peserta didik sebagai pembelajar yang sukses dalam mengembangkan kamampuan untuk mengatur diri sendiri dalam berbagai situasi dan kesehatan mental peserta didik. Semoga bermanfaat, terima kasih




