Bekali Mahasiswa dengan K3L, AKOM Gelar Kuliah Umum

0
426

SUMBAWA- Akademi Komunitas Olat Maras (AKOM) menggelar kuliah umum Kamis 16/1/25. Kuliah umum yang digelar di Ruang Publik Kreatif (RPK) Universitas Tekhnologi Sumbawa diikuti oleh sekitar 300 mahasiswa dari Prodi Tekhnik Alat Berat.

Dalam kesempatan ini, AKOM menghadirkan Zulkiefli, ST., MT., pejabat dari Badan Pengawasan K3L Kabupaten Sumbawa. Selain itu hadir juga Mustafa Kepala Balai Wilayah Jalan Pulau Sumbawa DPUPR NTB, dan Ibu Wahyu, mewakili Kepala Disnakertrans Kab Sumbawa.

Kuliah Umum dibuka oleh Sekda Kabupaten Sumbawa yang diwakili oleh Staf Ahli bidang Pembangunan Ekonomi H Rosihan, ST., MT.

Dalam sambutannya, Sekda Sumbawa Budi Prasetyo mengapresiasi keberadaan AKOM di Kabupaten Sumbawa. Menurutnya AKOM telah mampu memberikan kontribusi positif bagi peningkatan skill dari pemuda. Bukan hanya dari Kabupaten Sumbawa, bahkan dari luar. Sekda berharap ke depan AKOM terus bertumbuh menjadi lembaga pendidikan yang lebih baik.

Zulkifli dalam kuliah umum memaparkan bagaimana pentingnya seseorang mengetahui tentang Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) sebelum memasuki dunia kerja.

Menurutnya perusahaan perusahaan harus mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja bagi karyawannya. “Penting sekali dalam melakukan aktifitas di tempat bekerja, menggunakan Alat Pelindung Diri (APD),” katanya.

Ibu Wahyu dari Disnakertrans Kab Sumbawa mengaku siap memfasilitasi alumni AKOM jika ingin terus menambah kemampuannya. Disnakertrans juga memfasilitasi perusahaan perusahaan dengan pencari kerja.

Kepala Balai Jalan Pulau Sumbawa Mustafa mengaku siap mempromosikan alumni AKOM kepada mitra mitra kerjanya. 

Sementara itu CEO AKOM Fajar Rachmat dalam sambutannya mengungkapkan

Kuliah Umum ini sengaja diadakan untuk menambah pengetahuan mahasiswa tentang dunia kerja. “Jadi kita jangan hanya bisa menjadi operator alat berat, tapi yang paling penting , harus mengetahui tentang K3L ini. Sehingga ketika memasuki dunia kerja, kita semua bisa terhindar dari kecelakaan kerja yang bisa sangat nerugikan diri sendiri,.merugikan keluarga, dan merugikan perusahaan,” ujarnya. (yes)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini