Relawan “Nadi GenZ” Loteng Deklarasi Dukung Bang-Abah

0
253

PRAYA-Ratusan pemuda Gen Z di Kabupaten Lombok Tengah yang menamakan diri “Relawan Nahdiyin Muda Mudi” (Nadi) deklarasikan dukungan pada Zulkieflimansyah-Suhaili, pada pemilihan Gubernur Wakil Gubernur NTB tahun 2024 ini.

Relawan Nadi punya struktur kepengurusannya sudah terbentuk di 12 Kecamatan. Selain itu 145 koordinator Desa. Deklarasi ini dihadiri langsung oleh calon Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah dan istri Hj. Niken Saptarini.

Ketua umum Relawan Nadi, Samsul Rizal menyatakan, relawan Nahdiyin Muda Mudi (Nadi) merupakan kumpulan dari Gen Z yang ada di Kabupaten Lombok Tengah. Banyak pertimbangan sebelum menjatuhkan pilihan kepada salah satu calon gubernur NTB di tahun 2024 ini. Disampaikan juga, segala perangkat pemenangan Zul-Uhel telah terbentuk sampai tingkat desa di 12 kecamatan yang ada di Lombok Tengah. “Relawan kita sudah tersebar di 12 kecamatan dan terdapat 145 kordes di Lombok Tengah” ujarnya.

Ia mengatakan, terbentuknya Nadi merupakan bentuk keresahan pemuda dan gen Z atas pilihan politiknya. “Selaku generasi penerus yang memegang estafet perubahan maka kemudian terbentuk lah Nadi,” ujarnya.

Syamsu Rizal menjelaskan, alasan dukungan merekapun karena dari berbagai kajian dan refresensi serta penuturan masyarakat, kepemimpinan Zulkiflimansyah telah bertekad dan terbukti memperhatikan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di NTB dalam bentuk pendidikan, pelatihan dan lainnya. “Sesuai dengan namanya, Nadi yang merupakan benteng pertahanan terakhir tubuh, maka kami bertekad memenangkan Zul-Uhel dengan segenap kekuatan,” ungkap Rizal.

Sementara itu, Niken Saptarini Zulkieflimansyah, yang diminta memberikan sambutannya oleh suaminya dalam acara tersebut mengatakan,warisan terbaik bagi anak adalah pendidikan. Bunda Niken menilai jumlah Gen Z yang lebih dari 50 persen, di masa depan akan bersaing tidak hanya dengan sesamanya namun juga generasi dari provinsi lain.

Oleh sebabnya, dibutuhkan pemimpin NTB yang mempunyai terobosan. Membuka lapangan pekerjaan tidak akan mudah apabila SDM yang dimiliki tidak memiliki kualifikasi. “kalau tidak memiliki kemampuan maka kita akan menjadi penonton. pemimpin kita ke depan harus bisa memperthatikan pemuda selaku generasi penerus,” ungkapnya.

Senada dengan Bunda Niken, Zulkieflimansyah mengatakan, dalam program beasiswa yang dilaksanakan ketika menjabat Gubernur NTB, bukan semata-mata hanya untuk mendapatkan gelar dan gengsi saja. Namun, lulusan beasiswa tersebut harus mampu membawa perubahan untuk NTB.

“Beasiswa ke luar negeri bukan semata untuk mendapatkan gelar di belakang namanya saja. atau bukan untuk gaya-gayaan saja. tetapi bagaimana lulusan luar negeri tersebut bisa berguna untuk daerah dan bisa menjadi pemimpin di negara kita,” tegasnya.

Meski demikian, Ia meyakini Relawan Nadi sebagai pelopor, akan mampu memberikan gerakan perubahan yang besar untuk NTB.

Oleh karenanya, jika diberikan kesempatan memimpin NTB kembali, Bang Zul bertekad akan menambah kuota beasiswa yang dulunya sebanyak 5000 mahasiswa menjadi 10 ribu.(wid)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini