Selain Catur, Fajar Lolos ke Porwanas dari Lomba Jurnalistik

0
194
Fajar Rachmat (duduk) wartawan radar Sumbawa pose bersama sejumlah wartawan PWI senior lainnya di ajang Pekan Olahraga Wartawan Daerah Porwada) Provinsi NTB di Mataram 26-28 Juni lalu.

MATARAM — Atlet Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumbawa Fajar Rachmat lolos ke Porwanas Lampung 2027 dari dua kategori. Pertama dari pertandingan Catur dan kedua dari lomba jurnalistik. Selain Jurnalistik, Randi Pratama atlet PWI Kabupaten Sumbawa lainnya juga menjuarai lomba fotografi

Meskipun Porwada Provinsi NTB sudah ditutup pada 28 Juni lalu, namun hasil keseluruhan lomba jurnalistik baru diumumkan pada Kamis (2/7) hari ini oleh koordinator lomba.

Ketua PWI Kabupaten Sumbawa Zainuddin mengaku senang mendapat kabar ini. Dengan demikian, cabo yang diwakili oleh atlet PWI Kabupaten Sumbawa bertambah. Yakni dari cabang Jurnalistik dan Fotografi. “Tentu ini menjadi kebanggaan kami PWI Sumbawa ketika menjadi bagian kontingen PWI NTB dalam Porwanas Lampung 2027 nantinya,” ujarnya.

Terrkait hal ini, Fajar Rachmat mengaku bersyukur dengan hasil ini. Namun demikian, dirinya mengaku akan fokus dengan persiapan di Cabor catur. “Kalau jurnalistik kan pekerjaan kita sehari-hari. Artinya tidak perlu ada persiapan khusus,” ujarnya.

Fajar berada di posisi runner-up dengan berita features berjudul Bebas dari Tekanan Deadline, Datang Tekanan dari Arena.

Berbeda dengan catur. Apalagi Cabor Catur adalah peraih medali terbanyak di Porwanas Kalimantan Selatan sebelumnya. “Kita dapat emas, perak dan perunggu. Prestasi ini harus kita pertahankan,” ungkap Direktur media online Radar Sumbawa ini.

Koordinator Lomba Jurnalistik dan Fotografi Porwada, H. Rudi Hidayat, mengatakan proses penilaian dilakukan secara serius dan melibatkan juri yang memiliki rekam jejak kuat di bidang masing-masing. “Masukan dari para juri jelas, jangan cepat puas dengan hasil ini. Ini baru titik awal. Sebelum menuju Porwanas, kemampuan harus terus diasah agar kualitas karya semakin matang dan mampu bersaing di level nasional,” ujar H. Rudi.

Menurut dia, antusiasme peserta cukup tinggi. Untuk kategori karya jurnalistik diikuti 17 wartawan, sementara kategori fotografi diikuti lima wartawan. (jar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini