Gubernur NTB: Juni RSUD Kab Bima dan RSUD Kota Bima Naik ke Type C

0
38
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal saat menyapa masyarakat Desa Talabiu dalam kegiatan silaturahmi di Masjid Besar Al-Hidayah, Kabupaten Bima, (3/3).

Kabupaten Bima, 3 Maret 2026 – Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menyampaikan bahwa selama ini tiga jenis penyakit, yakni stroke, jantung, dan gagal ginjal yang membutuhkan cuci darah menjadi penyebab utama warga Bima harus dirujuk berobat ke Mataram. Namun, dirinya mengungkapkan kabar baik bahwa mulai Juni mendatang rumah sakit di Kota dan Kabupaten Bima akan naik status dari tipe D menjadi tipe C.

Hal ini disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal saat menyapa masyarakat Desa Talabiu dalam kegiatan silaturahmi di Masjid Besar Al-Hidayah, Kabupaten Bima, (3/3).

“Alhamdulillah, mulai Juni statusnya meningkat. Ini bagian dari komitmen kami agar pelayanan kesehatan di Bima semakin baik dan masyarakat tidak perlu jauh-jauh berobat,” ujarnya.

Dirinya menegaskan bahwa tidak boleh ada perbedaan perlakuan dalam kepemimpinan di NTB. Pemerintah Provinsi, katanya, berkomitmen menjadi pemimpin yang adil bagi seluruh daerah.

Dalam dialog bersama warga, Gubernur Iqbal juga menyinggung kondisi puluhan kilometer jalan Provinsi di Bima yang rusak hingga sempat viral di media sosial karena ditanami pohon pisang. Kerusakan jalan diperparah dengan kondisi perbukitan yang gundul sehingga lumpur turun ke badan jalan saat hujan.

“Saya sudah ke Donggo, Samili, dan melihat langsung kondisi jalan yang memprihatinkan. Berikan kami waktu untuk melihat secara menyeluruh kondisinya. Dengan keterbatasan anggaran dan teknologi, kami terus mencari solusi dan teknologi baru agar perbaikan jalan di NTB bisa dilakukan lebih efektif,” jelasnya.

Gubernur Iqbal juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghidupkan kembali bukit dan hutan di Bima. Menurutnya, penghijauan menjadi kunci untuk menjaga alam sekaligus melindungi infrastruktur.

“Mari kita tinggalkan Bima yang baik bagi anak cucu kita. Masih ada waktu untuk memperbaiki, asalkan kita bergerak bersama dari Provinsi hingga Desa untuk merawat alam Bima,” ajaknya.

Dirinya menyebutkan, saat ini terdapat tiga prioritas utama Pemerintah Provinsi NTB, yakni penurunan kemiskinan ekstrem, penguatan ketahanan pangan berbasis kelestarian alam serta pengembangan pariwisata. Meski infrastruktur tidak termasuk dalam tiga prioritas utama tersebut, dirinya menegaskan bahwa tanpa infrastruktur yang memadai, ketiga program tersebut tidak akan berjalan optimal. (yes)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini