
SUMBAWA- Sebuah postingan di facebook milik akun Andi Rusni, anggota dewan Kabupaten Sumbawa cukup viral. Anggota Fraksi Gerindra itu memposting tentang seorang bocah berusia 1 tahun yang diduga kekurangan gizi. Tinggalnya di Desa Sepayung, Kecamatan Plampang, Kabupaten Sumbawa. Sehingga perkembangan fisik balita itu mirip dengan bayi berusia enam bulan.
Andis sendiri mengaku mendapat informasi dari masyarakat. Informasi yang didapat, anak ini sering ditinggal oleh Ibunya seorang diri seharian, bahkan berhari-hari. Sehingga anak yang tergolong bayi ini tidak mendapatkan asupan gizi yang cukup.
Andis menyayangkan pihak pihak terkait yang memiliki tanggungjawab terhadap masalah ini.
1. Pemerintah Desa Sepayung Kec. Plampang, Pemdes tahu adanya masalah ini namun menurut informasi bahwa mereka sudah angkat tangan menanganinya karena sang ibu mengalami gangguan mental, sulit menerima bantuan dsb;
2. Puskesmas Plampang, mereka menunggu dan menyerahkan tanggungjawab kepada Pemdes terlebih dahulu;
3. Babinkamtibmas/ Babinsa, tidak terlihat perannya;
4. Dinas Sosial Kab. Sumbawa, sudah dihubungi salah satu oknum pegawai namun tidak membalas pesan WA sama sekali.
“Saya merasa sangat prihatin melihat kondisi ini, bukan sebatas pada anak dan Ibunya namun pada MATINYA RASA KEMANUSIAAN pada diri PEMANGKU KEPENTINGAN di daerah kita,” tulis Andis.
Postingan ini mendapat komentar beragam dari Nettizen. Bahkan Bupati Sumbawa sendiri melalui akunnya Syarafuddin Jarot ikut berkomentar.
“Harus ada kerja sama semua pihak. Pemerintah bisa bantu anak dan ibunya. Harus ada keluarga dari ibunya atau bapaknya yg menghubungkan dengan pihak tekait, dan ada perwakilan keluarga yg bisa dihubungi. Depsos , BAZNAS, akan bantu. Salam,”
Komentar Bupati Sumbawa ini pun langsung direspon Dinas terkait.
Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa melalui Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) bergerak cepat menindaklanjuti informasi ini.
Kepala Bidang Linjamsos Dinsos Sumbawa, Syarifah S.Sos., M.Si, menyampaikan bahwa setelah menerima informasi tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Plampang, Pemerintah Desa Sepayung, Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, serta tim medis dari Puskesmas Plampang untuk melakukan penanganan di lapangan.
Tim gabungan kemudian mendatangi kediaman Ibu Nuraini, orang tua dari anak yang teridentifikasi mengalami kekurangan gizi. Selain melakukan asesmen kondisi kesehatan anak, tim juga menyerahkan bantuan sosial berupa matras, selimut, perlengkapan anak (kids ware), perlengkapan makan (food ware), serta bantuan permakanan.
“Ini merupakan tindak lanjut cepat dari aduan masyarakat. Kami tidak hanya memberikan bantuan sosial, tetapi juga memastikan anak tersebut mendapatkan penanganan medis yang tepat,” ujar Syarifah.
Dalam kesempatan itu, tim juga memberikan edukasi kepada keluarga terkait kondisi kesehatan anak dan pentingnya perawatan medis.
“Alhamdulillah, pihak keluarga bersedia dan menyetujui anak tersebut dibawa untuk mendapatkan perawatan di Puskesmas Plampang tanpa harus didampingi langsung oleh ibunya,” ucapnya. (jar)




