
LOMBOK TENGAH- Rabu, 4 Februari 2026 – Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) akan dikembangkan jadi destinasi sportainment dan lifestyle kelas dunia. Untuk itu Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (Lombok Airport) didorong agar dilakukan pembenahan.
Melalui pembaruan Masterplan Mandalika 2026, kawasan seluas sekitar 1.175 hektare ini dikembangkan dengan konsep berkelanjutan. Seluas 66 persen merupakan area developable dan 34 persen non-developable, termasuk ruang terbuka hijau publik yang mencapai 19 persen dari total kawasan.
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, mendorong percepatan pembenahan Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (Lombok Airport). Hal ini guna meningkatkan kenyamanan wisatawan, khususnya penumpang transit.
“Saya berharap Bandara Lombok segera melakukan perbaikan fisik agar wisatawan yang transit merasa betah berlama-lama. Desain ruang tunggu perlu dipercantik dan peralatan bagasi harus diperbarui dengan teknologi yang lebih modern,” ujar Gubernur Iqbal Rabu, 4 Februari 2026.
Selain itu, Gubernur Iqbal juga membuka peluang kerja sama pengelolaan layanan VIP Airport dengan pihak swasta untuk melayani tamu-tamu penting, termasuk investor dan delegasi internasional.
“Bandara VIP bisa kita kerjasamakan dengan pihak swasta untuk melayani tamu-tamu penting mereka. Bahkan, saya sudah menyiapkan satu unit mobil listrik di sana sebagai bagian dari layanan ramah lingkungan”, tambahnya. (jar)



